Beranda Internasional Indonesia Diminta Aktif Lobi Dunia Akhiri Konflik Iran-AS-Israel

Indonesia Diminta Aktif Lobi Dunia Akhiri Konflik Iran-AS-Israel

Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Syaroni Rofii, menilai Indonesia perlu aktif melobi sebanyak mungkin pemimpin dunia dalam upaya mengakhiri konflik Iran–AS–Israel.

0
istimewa

Sementara itu, pengamat hubungan internasional Andrea Azzqy dari Universitas Budi Luhur mengatakan penutupan Selat Hormuz mengakibatkan biaya logistik melonjak tinggi.

Menurutnya, Indonesia dan negara-negara konsumen minyak perlu menyiapkan strategi diversifikasi pasokan energi, memperkuat cadangan dan mengurangi ketergantungan impor LNG maupun minyak bumi dari kawasan Teluk.

“Ini kebijakan fiskal kita seperti subsidi terarah dan pengendalian inflasi jadi kunci untuk menjaga stabilitas domestik Indonesia, terutama sambil tetap mendorong diplomasi energi dengan produksi alternatif,” kata Andrea.

Dia menegaskan bahwa serangan ke Iran dan penutupan Selat Hormuz tidak lagi isu kawasan Timur Tengah, melainkan pukulan telak bagi perdagangan dunia karena konflik Iran-AS-Israel menghentikan jantung sistem perdagangan global.

“Kalau promosi energi memang harus dilakukan paralel dengan promosi perdamaian agar ekonomi domestik kita itu, terutama negara Asia Tenggara yang impor minyak itu nggak ikut runtuh,” ujar Andrea.

Pada Senin (2/3), Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menegaskan bahwa keamanan Selat Hormuz diperuntukkan untuk semua orang.

“Apabila mereka mengharapkan keamanan bagi Selat Hormuz dan wilayah di sana, tentu keamanan dan kenyamanan ini harus berlaku untuk setiap negara yang berada di sana. Jika mereka ingin aman, kami pun sama,” kata Dubes Boroujerdi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here