Di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Riza menyebut Indonesia terus memperkuat pembangunan desa dan ekonomi masyarakat dengan membentuk 83 ribu koperasi desa, melakukan pembangunan 5 ribu kampung nelayan merah putih, program pemeriksaan kesehatan gratis hingga makan bergizi gratis bagi 60 juta siswa untuk meningkatkan kualitas gizi.
"Melalui forum ini, Indonesia menyambut baik setiap kerja sama dan akan berkontribusi aktif dalam inisiatif yang terkandung. Bersama kita bekerja sama, bersolidaritas, melakukan pembangunan yang berpusat kepada masyarakat," ujarnya.
Kepada ANTARA, Riza menyebut Indonesia punya pengalaman dalam melakukan upaya pemberantasan kemiskinan, namun ingin belajar dari negara-negara lain, termasuk China dalam upaya pengentasan kemiskinan.
"Tidak hanya soal program, tapi juga bagaimana hal prosedural, sistem administrasi dan juga implementasi di lapangan yang bisa kita pelajari jadi bisa bekerja sama dengan dengan pengalaman panjang China," tuturnya.
Dalam sesi pleno, Wakil Perdana Menteri China Liu Guozhong meminta bagi semua pihak untuk mengumpulkan konsensus dan mempercepat pengentasan kemiskinan global.
"China akan secara aktif mendukung GPPAD dalam memainkan perannya untuk memperkuat dialog kebijakan, demonstrasi teknis, dan pelatihan bakat, serta melaksanakan sejumlah proyek kerja sama 'kecil tapi berdampak' untuk membantu negara-negara berkembang meningkatkan kapasitas pengentasan kemiskinan mereka," kata Liu.