CARAPANDANG - Pemerintah Singapura melalui Kementerian Keuangan mengumumkan penyaluran bantuan tunai kepada sekitar 1,5 juta warga negara dewasa yang memenuhi syarat. Bantuan ini merupakan bagian dari skema permanen Goods and Services Tax Voucher (GSTV)-Cash yang akan mulai dicairkan pada 7 Agustus 2026.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Keuangan Singapura menjelaskan tujuan program ini untuk bantu warga dengan penghasilan rendah.
"Pembayaran ini bertujuan untuk membantu warga Singapura berpenghasilan rendah dan menengah serta rumah tangga mengatasi Pajak Barang dan Jasa (GST) dan biaya hidup sehari-hari," bunyi pernyataan resminya, Kementerian Keuangan Singapura dikutip
Besaran bantuan yang diterima bervariasi berdasarkan penghasilan kena pajak dan nilai tahunan properti tempat tinggal penerima.
Warga dengan penghasilan kena pajak tidak lebih dari S$39.000 pada tahun 2025 dan tinggal di rumah dengan nilai tahunan hingga S$21.000 akan menerima S$850 atau setara sekitar Rp11,89 juta.
Sementara itu, mereka yang tinggal di rumah dengan nilai tahunan S$21.000 hingga S$31.000 menerima S$450.
Selain itu, sekitar 710.000 warga senior yang memenuhi syarat juga akan menerima tambahan dana GSTV-MediSave sebesar S$150 hingga S$450 yang akan langsung dikreditkan ke rekening CPF MediSave mereka.
Kementerian Keuangan menegaskan bahwa total anggaran yang disiapkan untuk program GSTV tahun ini mencapai S$1,4 miliar.