Beranda Internasional Iran Tak Rayakan Idul Fitri, Dubes Boroujerdi: Fokus Pada Penanganan Korban Perang

Iran Tak Rayakan Idul Fitri, Dubes Boroujerdi: Fokus Pada Penanganan Korban Perang

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyatakan situasi perang membuat masyarakat Iran tidak bisa merayakan Idulfitri meski momen tersebut tinggal menghitung hari.

0
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi

CARAPANDANG - Pemerintah Iran melalui Duta Besarnya untuk Indonesia menyatakan bahwa masyarakat Iran tidak akan merayakan Idul Fitri tahun ini akibat serangan Amerika Serikat dan Israel yang masih menyisakan duka mendalam. Meski ketegangan masih berlangsung, tidak ada indikasi Iran melancarkan serangan baru pada momen hari raya, melainkan fokus pada penanganan korban yang sebagian besar adalah warga sipil.

Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menyatakan situasi perang membuat masyarakat Iran tidak bisa merayakan Idulfitri meski momen tersebut tinggal menghitung hari.

"Walaupun ini merupakan situasi hari-hari bulan Suci Ramadan dan sebentar lagi adalah Idulfitri, tetapi masyarakat Iran tidak bisa merayakan momen penting dan momen Islamic ini," ujar Boroujerdi dikutip CNN saat bertemu Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Mengutip laporan CNN, Boroujerdi menambahkan kondisi kemanusiaan terus memburuk seiring bertambahnya korban, terutama dari kalangan anak-anak. Ia menyebut 250 anak-anak menjadi korban tewas akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

"Kami telah membuktikan serangan yang kejinya terhadap negara, rumah sakit, sekolah, warisan budaya, berbagai lain dijadikan target dalam langkah tidak manusiawi," ucapnya.

Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang pecah sejak 28 Februari 2026 memang terus menunjukkan eskalasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here