Beranda Suara Senayan Israel Hancurkan Markas UNRWA, DPR: Mendiamkan Berarti Membiarkan Kemanusiaan Terus Tergerus

Israel Hancurkan Markas UNRWA, DPR: Mendiamkan Berarti Membiarkan Kemanusiaan Terus Tergerus

Politisi PKS ini mengatakan  ketika sebuah lembaga yang bertugas memberi makan, pendidikan, dan perlindungan bagi pengungsi justru dijadikan sasaran, maka yang diserang bukan hanya sebuah bangunan tetapi rasa kemanusiaan itu sendiri.

0
Istimewa

CARAPANDANG – Langkah Israel menghancurlan markas United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East (UNRWA) atau Badan PBB untuk Pengungsi Palestina di Yerusalem pada Selasa, 20 Januari 2026 menjadi luka bagi nurani kemanusiaan.

Hal ini tegas disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta di Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

Politisi PKS ini mengatakan  ketika sebuah lembaga yang bertugas memberi makan, pendidikan, dan perlindungan bagi pengungsi justru dijadikan sasaran, maka yang diserang bukan hanya sebuah bangunan tetapi rasa kemanusiaan itu sendiri.

"Diam terhadap tindakan semacam ini berarti membiarkan kemanusiaan terus tergerus," tegasnya.

Dia menuturkan bahwa UNRWA hadir untuk mereka yang paling rapuh, yaitu anak-anak, perempuan, dan keluarga pengungsi yang hidup dalam ketidakpastian.  Maka, menghancurkan fasilitas kemanusiaan berarti menutup pintu harapan bagi mereka yang bahkan tidak memiliki pilihan selain bertahan hidup.

Apapun dalih politik dan keamanan, kata dia, kemanusiaan seharusnya menjadi garis batas terakhir yang tidak boleh dilanggar. Sukamta menilai bahwa dunia sedang bergerak ke arah yang berbahaya, yaitu normalisasi penderitaan dan pembenaran atas ketidakadilan.

"Solidaritas terhadap rakyat Palestina bukan sekadar sikap politik, melainkan tanggung jawab moral bersama untuk memastikan bahwa nilai kemanusiaan tetap hidup di tengah konflik dan kekerasan,"ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here