Selain penguatan struktur, Jokowi juga menginstruksikan para kader untuk aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti melayat, menghadiri hajatan, dan kegiatan keagamaan.
Ia menilai langkah ini penting untuk meningkatkan pengenalan publik terhadap PSI yang masih perlu ditingkatkan, di mana baru sekitar 78 persen masyarakat yang mengenal partai tersebut dan hanya 48 persen yang mengetahui logo gajah sebagai identitas PSI.