Mantan Bupati Purwakarta itu menilai nilai ibadah tidak ditentukan oleh kemegahan bangunan, melainkan oleh kualitas hubungan spiritual seseorang dengan Tuhan.
Menurut Dedi, tempat bukan faktor utama dalam membangun kedekatan spiritual karena yang terpenting adalah keheningan batin dan kemampuan menghadirkan nilai ketuhanan dalam kehidupan sehari-hari.