Beranda Edukasi Kemendikdasmen Dorong Kolaborasi di Asia Tenggara untuk Perkuat Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset

Kemendikdasmen Dorong Kolaborasi di Asia Tenggara untuk Perkuat Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset

0
Kemendikdasmen Dorong Kolaborasi di Asia Tenggara untuk Perkuat Kebijakan Pendidikan Berbasis Riset

Pada kesempatan tersebut, Menteri Abdul Mu’ti juga menegaskan Indonesia sendiri terus memperkuat transformasi pendidikan melalui pendekatan Deep Learning yang mendorong proses belajar menjadi lebih sadar (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful). Pendekatan ini didukung dengan penguatan kompetensi guru di bidang AI, coding, STEM, dan pendidikan karakter, pengembangan tata kelola data pendidikan, revitalisasi satuan pendidikan, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran yang lebih interaktif.

Kemendikdasmen memandang bahwa hasil penelitian tidak boleh berhenti sebagai publikasi akademik tetapi diwujudkan melalui berbagai output CPRN 2026, yang meliputi sintesis rekomendasi kebijakan bagi negara-negara anggota SEAMEO, publikasi prosiding terindeks Scopus, penerbitan artikel pada jurnal akademik, serta buku yang dapat dimanfaatkan oleh pembuat kebijakan, peneliti, dan praktisi pendidikan.
 
CPRN Summit 2026 merupakan hasil kolaborasi Kemendikdasmen, SEAMEO Secretariat, dan SEAMEO CECCEP dengan dukungan berbagai mitra yang mencakup GPE KIX EMAP Hub, INOVASI, Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, The Conversation Indonesia, serta seluruh SEAMEO Centres di kawasan. Partisipasi yang datang dari berbagai latar belakang, mencerminkan komitmen regional terhadap pendekatan lintas sektor dalam mengatasi tantangan pendidikan bersama.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here