Beranda Suara Senayan Ketua DPR: Jangan Sampai Indonesia Jadi "Markas" Sindikat Judol Internasional

Ketua DPR: Jangan Sampai Indonesia Jadi "Markas" Sindikat Judol Internasional

Seruan ini disampaikan menyusul penggerebekan markas judol di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang melibatkan 320 warga negara asing (WNA).

0
Ketua DPR RI Puan Maharani

CARAPANDANG - Ketua DPR RI Puan Maharani mengeluarkan peringatan tegas agar Indonesia tidak dijadikan sebagai tempat persinggahan atau basis utama operasional judi online (judol) internasional. Seruan ini disampaikan menyusul penggerebekan markas judol di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, yang melibatkan 320 warga negara asing (WNA).

"Kita harus melakukan antisipasi jangan sampai ada pihak-pihak yang berkeinginan menjadikan Indonesia sebagai tempat persinggahan atau sebagai tempat utama judi online, tentu saja itu jangan sampai terjadi," ujar Puan usai rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Puan menekankan bahwa pengetatan dan antisipasi terhadap aktivitas judol tidak boleh dilakukan hanya sesaat, melainkan harus berlangsung secara berkala dan berkelanjutan. Ia juga mendukung langkah Polri dalam membongkar jaringan internasional tersebut.

"Karena itu pengetatan atau antisipasi terkait dengan hal itu harus dilakukan bukan hanya sekarang tapi secara berkala. Hal ini penting untuk menjaga jangan sampai ini menjadi semakin luas dan melebar," tegasnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menggerebek sebuah gedung perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, pada Sabtu (9/5/2026). Dari operasi tersebut, petugas mengamankan 321 orang yang terdiri dari 320 WNA dan satu orang WNI.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here