“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”
(QS As Shaafaat:102)
Nabi Ibrahim membawa Ismail ke perbatasan Mina dan Muzdalifah. Menurut catatan sejarah, lokasi penyembelihan berada di Jabal Qurban. Masih dekat dari tempat peristiwa, iblis menggoda Nabi Ibrahim supaya penyembelihan batal. Tak tinggal diam, ia menyambitnya dengan batu yang kini dikenal dengan sebutan lempar jumroh saat prosesi haji.
Setelah sampai di Jabal Qurban, Nabi Ibrahim membaringkan Ismail dan tutup matanya dengan kain putih. Saat pisaunya siap menyembelih anaknya, malaikat Jibril gantikan dengan seekor sembelihan yang besar. Kejadian tersebut Allah catat dalam surat As-Shafaat ayat 107.
“Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.”
Hewan Apa yang Menggantikan Nabi Ismail?
Menurut tafsir dari Ibnu Abbas bahwa hewan yang menggantikan Nabi Ismail ketika akan disembelih sejenis Kibas atau kambing spesial yang berasal dari surga.
Ibnu Abbas mengatakan bahwa Kibas adalah hewan persembahan dari Habil saat ia berkompetisi dengan Qabil. Tujuannya yaitu untuk mendekatkan diri kepada Allah. Allah menerima kurbannya, lalu kambing tersebut dipelihara di surga untuk menebus Ismail.