Peristiwa yang dialami Nabi Ismail menjadi awal mula turunnya perintah berkurban untuk umat Islam yang memiliki kemampuan lebih dari segi finansial.
Nabi Ibrahim dan Ismail Membangun Kabah
Kisah petualangan anak dan bapak yang Allah istimewakan ini masih berlanjut. Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk membangun kabah sebagai rumah ibadah pertama bagi manusia. Ia membangun kabah langsung di bawah bimbingan Allah melalui perantara awan.
Usai menentukan derajat posisi, Nabi Ibrahim membangun pondasi. Lalu, ia meminta tolong kepada Ismail untuk mencari batu paling bagus sebagai penanda manusia. Ismail bertemu Jibril dan memberikannya batu hitam yang dikenal sebagai Hajar Aswad. Ia berlari menemui ayahnya untuk memberikan batu cantik tersebut. Betapa senangnya Nabi Ibrahim hingga mencium batu tersebut berkali-kali.
Usai peletakan batu, Nabi Ibrahim dan Ismail berdoa kepada Allah agar banyak yang berkunjung ke Mekkah untuk melihat Kabah. Allah mengabulkan doanya hingga masuk ke dalam rukun Islam kelima, menunaikan haji jika mampu. Bekas pijakan Nabi Ibrahim saat membangun Kabah diabadikan dengan sebutan Maqam Ibrahim.
Di Mana Nabi Ismail dan Ibunda Siti Hajar Wafat?
Ismail diangkat menjadi nabi dan berdakwah di Mekkah untuk menyembah dan bertakwa kepada Allah. Nabi Ismail wafat di Mekkah dan dimakamkan di Hijr Ismail. Menurut catatan sejarah, lokasi makam Nabi Ismail sama seperti makam ibunya, Siti Hajar.