Beranda Daerah Korban Tewas Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 1.182 Luka-luka

Korban Tewas Gempa NTT Bertambah Jadi 70 Orang, 1.182 Luka-luka

BNPB juga melaporkan bahwa hingga Selasa (18/8) pukul 16.00 WIB, tercatat 2.119 kali gempa susulan, dengan gempa terbesar berkekuatan magnitudo 6,2 dan terkecil 1,3.

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Hingga Selasa (18/8), jumlah korban jiwa tercatat bertambah menjadi 70 orang, sementara korban luka-luka mencapai 1.182 orang berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menjelaskan bahwa perbedaan angka korban luka antara BNPB dan Basarnas disebabkan oleh perbedaan metode penghitungan.

Basarnas melaporkan 132 korban luka, sementara BNPB mencatat jumlah korban yang dilayani di fasilitas kesehatan.

"Jumlah korban luka-luka yang hari ini berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan adalah 1.182 orang. Tadi kalau Basarnas tadi menyampaikan 132, jadi ada perbedaan-perbedaan karena memang dasar perhitungannya yang berbeda," jelas Berton dalam konferensi pers virtual.

Sebaran korban meninggal tertinggi berada di Kabupaten Manggarai (27 jiwa) dan Manggarai Timur (25 jiwa) . Selain itu, korban jiwa juga tercatat di Nagekeo (8 jiwa), Sikka (4 jiwa), Ngada (2 jiwa), Manggarai Barat (2 jiwa), dan Ende (2 jiwa).

BNPB juga melaporkan bahwa hingga Selasa (18/8) pukul 16.00 WIB, tercatat 2.119 kali gempa susulan, dengan gempa terbesar berkekuatan magnitudo 6,2 dan terkecil 1,3. Sebanyak 70 gempa susulan dirasakan oleh warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here