CARAPANDANG - Pemerintah berencana memulai pendidikan dasar komponen cadangan (komcad) bagi sekitar 4.000 aparatur sipil negara (ASN) pada April 2026 mendatang. Program ini bertujuan memperkuat sistem pertahanan semesta dengan melibatkan seluruh komponen bangsa.
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengungkapkan hal tersebut saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2).
“Mungkin nanti di akhir bulan depan. April mungkin kira-kira akan kita mulai nanti,” ujar Donny mengutip Antaranews, Selasa (10/2/2026).
Calon peserta akan direkrut dari seluruh kementerian dan lembaga pemerintah. Nama-nama ASN yang diusulkan oleh instansi masing-masing kemudian akan melalui proses seleksi untuk memenuhi syarat yang ditetapkan sebelum mengikuti pelatihan.
Program ini merupakan implementasi dari pernyataan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin pada akhir Januari lalu, yang menyatakan bahwa 4.000 ASN di lingkungan kementerian/lembaga di Jakarta akan dilatih menjadi komcad pada semester pertama tahun 2026.
Donny menegaskan bahwa program pelatihan selama sekitar dua bulan ini tidak akan mengganggu atau bertumpang tindih dengan tugas utama ASN.
“Saya rasa ini akan sejalan dengan tugas mereka di ASN. Setelah itu, mereka kembali lagi melaksanakan tugas sebagai ASN. Jadi, tidak ada halangan ataupun konflik dari tugas-tugas mereka nantinya,” jelasnya.