CARAPANDANG - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat layanan jalan tol berbasis teknologi dengan mengedepankan keselamatan pengguna, peningkatan kualitas infrastruktur, serta inovasi digital guna menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih baik.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan sebagai market leader pengelola jalan tol di Indonesia, pihaknya tengah menginisiasi perubahan peradaban di bisnis jalan tol, mentransformasi paradigma infrastructure menjadi infraculture, yang berfokus pada keselamatan pengguna jalan tol.
"Dampak dari perubahan paradigma ini tidak hanya untuk internal perusahaan, namun juga ke masyarakat agar semakin merasakan pengalaman terbaiknya selama berkendara," kata Rivan saat expert sharing session bersama akademisi dan praktisi sebagaimana keterangan di Jakarta, Sabtu.
Dia menyampaikan tantangan yang dihadapi pihaknya adalah mewujudkan total experience yang berfokus pada keselamatan pengguna jalan.
Untuk mendukung hal itu, Jasa Marga terus mengembangkan berbagai inovasi layanan berbasis teknologi, mulai dari pengawasan kendaraan over dimension over load (ODOL).
Selain itu, pengembangan sistem pengendalian internal dalam memastikan kualitas pelayanan dan infrastruktur jalan tol yang disebut dengan Troops, JMTC sebagai pusat kendali operasional, hingga aplikasi Travoy sebagai ekosistem layanan digital bagi pengguna jalan tol.