Rusmanto menjelaskan, HIMPAUDI Jawa Tengah memiliki komitmen kuat dalam meningkatkan kompetensi pendidik PAUD melalui berbagai program pelatihan. Bahkan, organisasi turut menggunakan dana internal untuk membantu guru-guru PAUD mengikuti pelatihan. Selain itu, HIMPAUDI Jawa Tengah juga membangun kolaborasi dengan perusahaan, yayasan, dan berbagai mitra untuk mendukung peningkatan kapasitas guru PAUD.
“Kami menggunakan uang organisasi untuk membiayai teman-teman yang mau ikut pelatihan. Kami juga membangun kolaborasi dengan perusahaan dan yayasan agar mereka bersinergi meningkatkan kompetensi guru-guru PAUD di Jawa Tengah,” jelasnya.
Menurut Rusmanto, peningkatan kompetensi guru PAUD memberikan dampak nyata dalam proses pembelajaran. Guru-guru yang telah mengikuti diklat dasar, diklat lanjut, dan diklat mahir mulai menerapkan ilmu yang diperoleh di ruang belajar. Bahkan, banyak guru semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas PAUD tidak bisa dikerjakan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara organisasi profesi, pemerintah, mitra, perusahaan, yayasan, dan masyarakat.
“Urusan PAUD bukan hanya urusan HIMPAUDI, tetapi menjadi urusan kita semua. Jika kita bisa bersinergi, insya Allah pendidikan anak usia dini akan semakin berkualitas,” ujar Rusmanto.