BYD telah melisensikan e-platform 3.0 miliknya kepada Toyota dan teknologi baterai Blade kepada Hyundai, sementara tujuh negara ASEAN telah mengadopsi standar pengisian daya EV perusahaan tersebut. Kesepakatan berbagi teknologi ini tidak hanya membantu produsen mobil global mempercepat siklus penelitian dan pengembangan EV mereka, tetapi juga mendorong penerapan standar industri yang memberikan manfaat bagi pasar otomotif regional.
Senada dengan BYD, XPENG juga telah memasok sistem pengemudian otonom generasi keduanya dan cip AI Turing yang dikembangkan sendiri kepada Volkswagen untuk penerapan secara global.
Saat ini, pusat pengalaman merek berdesain modern dari BYD, GAC, dan XPENG telah hadir di berbagai kawasan komersial di Eropa, Asia Tenggara, dan Timur Tengah. Kehadiran pusat pengalaman ini sekaligus mengubah persepsi lama yang menganggap mobil China sebagai produk "murah dan berspesifikasi rendah". Perusahaan-perusahaan ini juga telah mendirikan pusat layanan serta gudang suku cadang regional di pasar-pasar utama, sehingga memangkas waktu perbaikan dan menekan biaya perawatan bagi konsumen di luar negeri.
Selain membangun citra merek, produsen-produsen mobil China juga berusaha terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat lokal di luar negeri. Pada Februari tahun ini, GAC Mexico bergabung dengan Asosiasi Mobilitas Listrik Meksiko untuk mendukung adopsi EV dan pengembangan infrastruktur.