Beranda Warta Kementerian Mendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi 2026 pada Sekolah Terdampak Bencana dan Daerah 3T

Mendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi 2026 pada Sekolah Terdampak Bencana dan Daerah 3T

Abdul Mu’ti menyampaikan program revitalisasi merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional dalam mendukung terwujudnya pendidikan yang bermutu, aman, dan merata di seluruh Indonesia.

0
Istimewa

Di Kabupaten Pati, sebanyak 90 satuan pendidikan telah menerima manfaat program revitalisasi yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekolah. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Salah satu penerima manfaat, SMP Negeri 1 Gembong, Kabupaten Pati, telah merasakan dampak signifikan dari program revitalisasi, yang mencakup rehabilitasi ruang kelas, pembangunan laboratorium komputer, Unit Kesehatan Siswa (UKS), serta fasilitas sanitasi.

Kepala SMP Negeri 1 Gembong, Istiana, menyampaikan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi sarana dan prasarana sekolahnya mengalami kerusakan yang cukup berat dan berdampak pada proses pembelajaran.

“Sebelum direvitalisasi, kondisi bangunan sekolah kami mengalami kerusakan dari lantai hingga atap. Saat hujan, air masuk ke ruang kelas sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi terganggu,” ujarnya.

Setelah dilakukan revitalisasi, ia menuturkan bahwa kondisi tersebut berubah secara signifikan dan memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi seluruh warga sekolah. “Setelah revitalisasi, pembelajaran menjadi jauh lebih aman dan nyaman. Siswa merasa lebih senang berada di sekolah, dan suasana belajar menjadi lebih kondusif,” tambahnya.

Istiana juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dalam pelaksanaan program revitalisasi yang dirasakan langsung manfaatnya oleh sekolah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here