Beranda Berita Menlu Sugiono Jelaskan Soal Iuran Indonesia ke Dewan Perdamaian

Menlu Sugiono Jelaskan Soal Iuran Indonesia ke Dewan Perdamaian

Sugiono mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk keperluan rekonstruksi Jalur Gaza yang dua tahun belakangan diporak-porandakan penjajah Israel.

0
ilustrasi/istimewa

Isu pembayaran iuran keanggotaan muncul menyusul bocornya piagam Dewan Perdamaian pada 18 Januari lalu. Dalam piagam tersebut, pihak yang diundang harus menyetor sebesar 1 miliar dolar AS jika hendak menjadi anggota tetap. Tak ada kata Gaza disebutkan sama sekali sepanjang piagam tersebut.

Sugiono menegaskan sejak awal pembentukan BoP dilakukan atas permintaan negara-negara yang tergabung dalam Group of New York, dengan tujuan melibatkan Amerika Serikat. “Dan ini merupakan satu langkah yang konkret yang menurut kita real untuk bisa dilakukan,” kata Sugiono.

Dia mengatakan keterlibatan Amerika justru merupakan bagian dari strategi diplomasi sejak awal. “Amerika itu diundang sejak awal sebelum pertemuan di New York untuk ikut terlibat dalam upaya penyelesaian damai di Gaza dan Palestina,” ujar dia.

Menurutnya  posisi Indonesia bersama negara-negara lain adalah memastikan BoP tetap berjalan sesuai tujuan utamanya, yakni menciptakan perdamaian di Gaza dan Palestina.

“Posisi Indonesia dan negara-negara lain adalah untuk memastikan bahwa BoP ini tetap berjalan pada tujuan utamanya karena BoP ini sendiri lahir dari upaya untuk menciptakan perdamaian di Gaza dan Palestina,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here