Beranda Berita Cerita Kecil dalam Perjalanan Besar JKN yang Sarat Makna

Cerita Kecil dalam Perjalanan Besar JKN yang Sarat Makna

Juli 2026. Hampir setiap beberapa pekan, Aisyah Qurrota Ain kembali melangkahkan kaki ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok. Di pelukannya ada Isa Arbei Kencana Jenggala, putra bungsunya yang kini berusia satu tahun dua bulan

0
Cerita kecil dalam perjalanan besar JKN

CARAPANDANG - Juli 2026. Hampir setiap beberapa pekan, Aisyah Qurrota Ain kembali melangkahkan kaki ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), Depok. Di pelukannya ada Isa Arbei Kencana Jenggala, putra bungsunya yang kini berusia satu tahun dua bulan.

Isa lahir dengan ventrikulomegali, pembesaran rongga otak yang sudah terdeteksi sejak masih dalam kandungan. Syukurnya, tidak ditemukan penumpukan cairan yang menekan jaringan otak sehingga tidak memerlukan tindakan darurat. Namun, tumbuh kembangnya harus dipantau secara berkala. Juni lalu, Isa bahkan sempat menjalani rawat inap. Belakangan, kunjungan mereka ke rumah sakit semakin sering.

"Dokter bilang mau dirujuk ke RSCM," ujar Aisyah lirih.

Kalimat itu membangkitkan ingatan yang belum benar-benar selesai. Rumah sakit bukan lagi tempat asing baginya. Di sana tersimpan kenangan tentang putri keduanya, Maryam Galimah Syam Saba.

Oktober 2023, di Citayam, Depok, Aisyah mengenakan gamis dan kerudung hitam. Matanya sembab, tetapi senyum tipis masih sesekali muncul ketika menyambut teman, kerabat, dan sahabat yang datang silih berganti. Jumlah mereka hampir sebanyak tamu yang pernah menghadiri pesta pernikahannya di tempat yang sama pada awal 2022.

Bedanya, kali ini mereka datang untuk berduka. Melayat Maryam yang berpulang pada usia delapan bulan setelah menjalani hidup yang seluruhnya diwarnai perjuangan melawan penyakit.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here