Beranda Berita Mensesneg: Prabowo-Gibran Kompak, Posisi Duduk Hanya Urusan Teknis

Mensesneg: Prabowo-Gibran Kompak, Posisi Duduk Hanya Urusan Teknis

Mensesneg membantah dengan tegas bahwa perubahan posisi tempat duduk tidak mencerminkan hubungan Presiden dan Wakil Presiden retak.

0
Istimewa

"Nah, di situ karena beliau ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kemarin kalau saudara-saudara perhatikan karena banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data, maka kemarin beliau menggunakan alat bantu namanya teleprompter," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa penggunaan teleprompter itulah yang kemudian memengaruhi pengaturan posisi duduk di ruang sidang, sehingga Presiden berada di tengah, sementara posisi Wakil Presiden tidak berdampingan seperti biasanya.

"Itulah yang kemudian menjawab pertanyaan yang secara layout kalau saudara-saudara kemarin perhatikan adalah Bapak Presiden berada di tengah-tengah. Dan kalau yang dipertanyakan adalah posisi dari Bapak Wakil Presiden, kalau menurut kami ini hanya masalah kebutuhan teknis semata. Tidak ada hal-hal lain yang mungkin perlu dikhawatirkan," tegasnya.

Mensesneg meminta publik lebih melihat substansi Sidang Kabinet Paripurna, yakni evaluasi terhadap kinerja Kabinet Merah Putih dan arahan Presiden Prabowo untuk mempercepat penyelesaian berbagai program prioritas pemerintah.

"Sudah banyak sekali prestasi-prestasi yang berhasil dicapai, dan tentunya diakhiri dengan bagaimana beliau menghendaki untuk kita di sisa semester yang kedua ini melakukan percepatan-percepatan terhadap program-program prioritas yang masih harus kita kebut pelaksanaannya," jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here