Beranda Sains & Teknologi Mitigasi Banjir, BRIN-UNDIP Kembangkan Model Prediksi Hujan Ekstrem Berbasis AI

Mitigasi Banjir, BRIN-UNDIP Kembangkan Model Prediksi Hujan Ekstrem Berbasis AI

Keberadaan perangkat tersebut diharapkan memperkuat jaringan observasi iklim nasional sekaligus menyediakan data cuaca lokal berkualitas tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat

0
UNDIP

CARAPANDANG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Universitas Diponegoro (UNDIP) memperkuat kolaborasi riset di bidang kebencanaan hidrologi melalui pengembangan model prediksi hujan ekstrem berbasis deep learning guna mendukung strategi pengurangan risiko bencana banjir, khususnya di wilayah Semarang dan sekitarnya

Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, BRIN memasang Automatic Weather Station (AWS) di lingkungan Gedung Geofisika dan Geothermal, Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UNDIP. Pemasangan dilakukan dalam rangka kunjungan penjajakan kerja sama yang dilaksanakan Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA) BRIN ke FSM UNDIP.

Ketua Kelompok Riset Hidrometeorologi, Hidroklimatologi, dan Kejadian Ekstrem PRIMA BRIN, Eddy Hermawan, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari penelitian Pengembangan Model Prediksi Hujan Ekstrem Berbasis Deep Learning untuk Mendukung Strategi Pengurangan Risiko Bencana Banjir.

"Kegiatan penelitian ini dipimpin oleh Dr. Teguh Harjana, M.Sc., dengan dukungan pendanaan dari Rumah Program Model Hasil Riset dan Inovasi Kebencanaan dan Sumber Daya Kebumian, Organisasi Riset Kebumian dan Maritim (ORKM) BRIN Tahun 2026," ucap Eddy saat wawancara, pada Jumat (3/7).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here