CARAPANDANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi memberikan penghargaan kepada sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan oleh militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 ke Gaza.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan MUI dalam sebuah acara di Kantor MUI Pusat, Jakarta, pada Kamis (21/5/2026) atau Jumat (22/5/2026).
Pemberian penghargaan ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan pengabdian para relawan yang tetap istiqomah menjalankan misi kemanusiaan meskipun penuh risiko.
Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI, Sudarnoto Abdul Hakim, menyampaikan rasa salut kepada seluruh delegasi asal Indonesia.
"Saya salut kepada semua delegasi Global Sumud Flotilla khususnya Indonesia yang telah istiqomah dan berani melakukan langkah penting, bersejarah meskipun penuh risiko," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Sebelumnya, sembilan WNI tersebut ditahan oleh Israel pada Senin (18/5/2026) saat kapal sipil yang membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza dicegat di perairan internasional.
Selama masa penahanan, mereka dilaporkan mengalami kekerasan fisik.