CARAPANDANG - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menekankan pentingnya peran perempuan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan lewat penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
"Perempuan harus diberi ruang dan akses yang lebih besar dalam proses pembangunan, termasuk dalam pengambilan keputusan di tingkat desa. Perempuan selama ini telah berperan besar dalam menjaga lingkungan, mengelola pangan lokal, hingga menopang ekonomi keluarga, namun kontribusi tersebut sering kali belum mendapatkan pengakuan yang memadai," kata Wamen PPPA Veronica Tan di Jakarta, Senin.
Hal itu dikatakannya dalam diskusi Festival Raksha Loka bertema "Peta Jalan Indonesia Lestari" di Jakarta.
Ia juga mendorong agar partisipasi perempuan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) diperkuat melalui kebijakan afirmatif.
Menurut dia, perempuan tidak boleh hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus dilibatkan sebagai pengambil keputusan dan pemberi masukan terhadap program-program pemerintah yang menyangkut kebutuhan masyarakat di desa.
"Kalau kita keliling ke daerah-daerah, yang mengerjakan pertanian jagung perempuan, yang membuat gula aren perempuan, yang menjaga tradisi kain lokal juga perempuan. Artinya negara perlu hadir memberikan peluang dan ruang akses kepada perempuan," kata Veronica Tan.