Beranda Internasional Ratusan Ribu Masyarakat AS Lakukan Protes pada Trump, Tegaskan "No Kings"

Ratusan Ribu Masyarakat AS Lakukan Protes pada Trump, Tegaskan "No Kings"

0
Aksi demo di Amerika Serikat (Kumparan)

Di Pantai Barat, Los Angeles mencatatkan partisipasi sekitar 100.000 orang. Aksi di sana sempat berujung ricuh ketika polisi menggunakan kuda, gas air mata, dan semprotan merica untuk membubarkan massa yang berkumpul di dekat pusat penahanan imigrasi. Sedikitnya dua orang dilaporkan ditangkap.

Negara bagian Minnesota menjadi pusat perhatian utama demonstrasi. Lebih dari 200.000 orang berkumpul di gedung parlemen negara bagian di Saint Paul . Aksi ini memiliki muatan emosional yang kuat karena kenangan atas tewasnya dua warga sipil, Renee Nicole Good dan Alex Pretti, yang ditembak mati oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) pada Januari lalu.

Sejumlah tokoh ternama ikut memeriahkan panggung protes di Minnesota. Legenda rock Bruce Springsteen tampil membawakan lagu spesial "Streets of Minneapolis" yang ia ciptakan khusus untuk mengenang dua korban ICE.

Aktris Jane Fonda, penyanyi folk Joan Baez, serta Senator Bernie Sanders juga hadir memberikan orasi.

Gubernur Minnesota Tim Walz, yang merupakan calon wakil presiden pendamping Kamala Harris pada Pilpres 2024, berdiri di barisan terdepan.

"Mereka menyebut kami radikal. Anda benar sekali, kami telah diradikalisasi oleh belas kasih, kesopanan, proses hukum yang adil, dan demokrasi," tegasnya di hadapan massa.

Dari hasil wawancara dengan para demonstran oleh media internasional, setidaknya ada tiga isu utama yang memicu kemarahan publik: perang melawan Iran, operasi agresif ICE, serta memburuknya biaya hidup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here