CARAPANDANG.COM, MOSKOW -- NATO sedang memiliterisasi Arktik dan memperkuat potensi ofensifnya di dekat perbatasan utara Rusia, seperti disampaikan Vladislav Maslennikov, direktur Departemen Urusan Eropa Kementerian Luar Negeri Rusia, pada Kamis (13/8).
Maslennikov menyampaikan pernyataan tersebut dalam Forum Kawasan Arktik keempat di Arkhangelsk, Rusia.
"Latihan skala besar rutin diadakan di kawasan itu, yang antara lain bertujuan untuk melatih skenario ofensif, dan negara-negara anggota aliansi yang bukan negara Arktik aktif terlibat dalam kegiatan ini," ujarnya.
Maslennikov menambahkan bahwa setiap upaya untuk menyelesaikan masalah di Arktik tanpa partisipasi Rusia adalah sia-sia dan Moskow akan terus mendorong perdamaian serta stabilitas kawasan.
Pada Februari, NATO meluncurkan Arctic Sentry, sebuah Kegiatan Peningkatan Kewaspadaan militer multidomain yang dirancang untuk mengoordinasikan pengawasan, pasukan, dan latihan di seluruh Arktik dan High North (kawasan di paling utara Bumi).
Sebelumnya, NATO memperluas wilayah tanggung jawab Komando Pasukan Gabungan Norfolk untuk mencakup Denmark, Finlandia, dan Swedia, yang mencerminkan meningkatnya fokus aliansi tersebut pada keamanan di Arktik dan Atlantik Utara.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko juga mencatat bahwa Arktik harus tetap menjadi kawasan dengan ketegangan rendah dan Rusia melakukan segala upaya untuk memastikan hal itu.