Beberapa konsorsium yang ditunjuk tersebut di antaranya kemitraan antara China Everbright Environment Group Ltd., PT Harmoni Development Indonesia, dan PT Bioregen Enviro Tech di proyek PSEL Kabupaten Bekasi. Selain itu, juga terdapat konsorsium antara PT Chandra Waste Energy dan Beijing GeoEnviron Engineering and Tech Inc yang ditunjuk menggarap fasilitas PSEL Serang Raya.
Perusahaan China lainnya, yakni Tianjin Teda Environmental Protection Co., Ltd., akan bermitra dengan PT Pertamina Power Indonesia dan CITICC International Investment Limited di fasilitas PSEL Yogyakarta Raya. Sementara itu, PSEL Bogor Raya 2 akan digarap oleh PT Mega Power Mandiri dan Cevia Enviro Inc, perusahaan WtE asal Provinsi Henan, China.
Shanghai SUS Environment Co., Ltd., melalui anak usahanya, SUS Indonesia Holding Limited, akan terlibat di dua proyek PSEL, yakni di Lampung Raya dan Surabaya Raya, melalui kemitraan dengan tiga perusahaan lokal. SUS bukanlah nama baru di industri WtE Indonesia karena perusahaan ini juga tengah menggarap proyek PSEL Kota Makassar.
Selain beberapa perusahaan WtE China tersebut, terdapat dua perusahaan lainnya yang lebih dulu ditunjuk dalam seleksi tahap pertama, yakni Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. di fasilitas PSEL Denpasar Bali dan Bogor Raya 1, serta Wangneng Environment Co., Ltd. di PSEL Kota Bekasi.