Beranda Internasional Sekjen PBB Serukan Lebih Banyak Pendanaan Internasional untuk Myanmar yang Dilanda Gempa

Sekjen PBB Serukan Lebih Banyak Pendanaan Internasional untuk Myanmar yang Dilanda Gempa

Anak-anak terlihat di sebuah tempat penampungan sementara untuk orang-orang yang terdampak gempa di Mandalay, Myanmar, pada 3 April 2025. (Xinhua/Myo Kyaw Soe)

0
Xinhua

Hingga Kamis, jumlah korban tewas akibat gempa bermagnitudo 7,9 pekan lalu di Myanmar bertambah menjadi 3.145 jiwa, dengan 4.589 orang terluka, dan 221 lainnya masih hilang, seperti dilaporkan Myanmar Radio and Television.

CARAPANDANG.COM, PBB -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Kamis (3/4) menyerukan lebih banyak dana internasional serta akses kemanusiaan yang cepat dan tanpa hambatan ke Myanmar, saat negara tersebut melanjutkan upaya penyelamatan dan rekonstruksi pascagempa bumi dahsyat yang menimbulkan banyak korban jiwa dan kehancuran yang meluas.

"Myanmar saat ini adalah tempat yang benar-benar hancur dan penuh keputusasaan," kata Guterres dalam sebuah konferensi pers. "Bencana ini menunjukkan kerentanan lebih dalam yang dihadapi masyarakat di seluruh negara itu."

Bahkan sebelum gempa, Myanmar sudah dilanda krisis politik dan kemanusiaan, ujarnya, seraya menambahkan bahwa gempa itu menambah penderitaan rakyat, dengan musim hujan monsun yang akan segera tiba.

Sekjen PBB itu mengimbau masyarakat internasional untuk segera meningkatkan pendanaan yang sangat dibutuhkan agar sesuai dengan skala krisis. Guterres juga menyerukan akses kemanusiaan yang cepat, aman, berkelanjutan, dan tanpa hambatan guna menjangkau mereka yang paling membutuhkan di seluruh negara tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here