Beranda Berita Sudaryono: Keamanan Pangan Jadi Prioritas Utama Pelaksanaan MBG

Sudaryono: Keamanan Pangan Jadi Prioritas Utama Pelaksanaan MBG

Kepala BGN pun berharap kasus keracunan yang terjadi belakangan menjadi yang pertama sekaligus terakhir selama dirinya memimpin BGN.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono tegas mengatakan bahwa keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan MBG.

Maka itu, dalam pelaksanaan program MBG makanan yang dinikmati harus bergizi, bersih dan sehat. Sehingga tidak ada toleransi terhadap insiden yang dapat membahayakan keselamatan penerima manfaat, terutama anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Kepala BGN pun berharap kasus keracunan yang terjadi belakangan menjadi yang pertama sekaligus terakhir selama dirinya memimpin BGN.

"Kejadian keracunan tidak boleh terjadi lagi. Zero tolerance terhadap kasus keracunan. Ini menyangkut nyawa, menyangkut kondisi kesehatan dan keamanan dari anak-anak kita, ibu hamil, menyusui dan balita-balita kita," ujar Sudaryono dikutip dari video keterangannya, Selasa, 4 Agustus 2026.

Untuk memastikan insiden keracunan tidak kembali terulang pihaknya melakukan penegakan disiplin yakni dengan mencopot 137 kepala dapur MBG di berbagai daerah. 

Dia mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap berbagai pelanggaran, mulai dari kasus keracunan hingga persoalan tata kelola dan kedisiplinan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 49 kepala dapur berasal dari Jawa Barat, 26 dari Lampung, 11 dari Jawa Timur, 10 dari Sumatera Utara, 10 dari Banten, serta lima dari Jawa Tengah. 

Lima dapur di Jawa Tengah termasuk dapur di Semarang yang sebelumnya menjadi sorotan setelah memicu kasus keracunan di SMK Negeri 6 Semarang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here