Lebih lanjut, Anutin juga menegaskan bahwa hubungan erat kedua negara di bidang pertahanan akan terus diperkuat melalui latihan militer bersama, pertukaran informasi, hingga kerja sama keamanan maritim.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya mengetahui Presiden Prabowo pernah menjalani pelatihan bersama Pasukan Khusus Tailan saat masih bertugas di Pasukan Khusus Indonesia.
"Saya juga sangat senang mengetahui bahwa Yang Mulia Presiden pernah berlatih bersama Pasukan Khusus Tailan ketika bertugas di Pasukan Khusus Indonesia," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Thailand atas penghormatan tersebut.
Ia mengaku tidak menyangka akan menerima tanda kehormatan tersebut dan menganggapnya sebagai cerminan persahabatan erat antara kedua negara.
"Saya juga ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yang Mulia dan Pemerintah Kerajaan Tailan atas tanda kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan yang akan dianugerahkan kepada saya. Penghargaan ini di luar dugaan saya, dan saya anggap sebagai cerminan dari kepercayaan, persahabatan, saling menghormati, serta eratnya hubungan antara Indonesia dan Tailan," kata Prabowo.