”Pemberdayaan bukan sekedar memberikan permodalan, tapi yang tak kalah penting pendampingan usaha sehingga manfaatnya dirasakan oleh keluarga terutama anaknya. Saya berharap 15 tahun lagi, saat mereka sudah bisa mulai menggapai cita-citanya, mereka akan ingat bahwa hari ini PNM percaya pada mimpi-mimpi mereka.”katanya.
PNM menilai pemberdayaan tidak berhenti pada peningkatan ekonomi ibu sebagai nasabah, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi generasi berikutnya. Di SD Inpres Wae Moto, sebanyak 14 dari total 64 siswa merupakan anak nasabah PNM Mekaar.
Melalui revitalisasi sekolah tersebut, PNM berharap anak-anak di kawasan 3T memiliki lingkungan belajar yang lebih layak sehingga dapat terus belajar, mengembangkan potensi, dan menjaga asa untuk meraih masa depan yang lebih baik.