CARAPANDANG - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mendorong festival musik tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang bertemunya pelaku industri kreatif dari berbagai negara.
“Momentum seperti ini harus mampu menciptakan pengalaman yang berkesan bagi delegasi internasional sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku ekonomi kreatif Indonesia,” kata Irene Umar, dalam keterangan resminya yang diterima pada Sabtu.
Hal tersebut disampaikan Wamenekraf saat menerima audiensi penyelenggara LaLaLa Fest di Autograph Tower, Jakarta. Irene mendorong agar penyelenggaraan festival tidak hanya berfokus pada panggung pertunjukan musik, tetapi juga menyajikan pengalaman yang memperkenalkan kekayaan ekonomi kreatif Indonesia.
“Kita ingin para delegasi yang datang tidak hanya menikmati festival, tetapi juga mengenal berbagai produk dan pengalaman kreatif Indonesia. Semakin banyak pengalaman yang mereka rasakan selama berada di sini, semakin besar peluang Indonesia untuk dikenal dan membuka kolaborasi lanjutan,” ujar Irene.
Dukungan Kementerian Ekraf mencakup penguatan promosi, penyambutan delegasi internasional, koordinasi lintas pemangku kepentingan, hingga integrasi subsektor ekonomi kreatif pendukung seperti kuliner, kriya, dan moda agar dampak ekonomi terasa lebih luas.