Beranda Internasional Xiplomacy: Dari Janji Menuju Kemajuan

Xiplomacy: Dari Janji Menuju Kemajuan

0
Xiplomacy: Dari Janji Menuju Kemajuan

Dua tahun kemudian, dalam pembicaraan dengan presiden Zambia saat itu, Edgar Lungu, Xi menegaskan kembali bahwa China akan bekerja sama dengan Zambia dan Tanzania dalam pengoperasian jalur kereta tersebut guna "mendorong pembangunan dan kesejahteraan kawasan di sepanjang jalur kereta itu."

Pada September 2024, Xi bersama Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan dan Presiden Zambia Hakainde Hichilema menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Beijing untuk proyek revitalisasi jalur kereta tersebut. Pada November 2025, upacara peletakan batu pertama dilaksanakan di Zambia. Setelah direvitalisasi, jalur kereta itu diharapkan dapat meningkatkan konektivitas regional secara signifikan, dengan kapasitas kargo tahunan meningkat menjadi setidaknya 2,4 juta ton dan waktu pengiriman dipangkas hingga hampir dua pertiganya.

"China membantu kami membangun jalur kereta ini di masa lalu, dan kini membantu kami menjadikannya lebih baik serta lebih modern. China selalu menepati janjinya," ujar Solomon Mwakasanga (74), seorang warga yang mulai bekerja di layanan kereta tersebut pada 1970 sebagai juru tulis dan telah pensiun pada 2005 sebagai kepala pengawas stasiun senior.

Di seluruh Afrika, upaya China mengubah janji menjadi kemajuan, sekaligus mendukung upaya modernisasi benua tersebut.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here