Pemerintah Nepal telah mengerahkan lebih dari 5.000 personel militer dan kepolisian, serta helikopter dan drone untuk operasi pencarian dan penyelamatan.
Mantan rapper dan wali kota Kathmandu ini tidak hanya bertarung untuk kursi parlemen, tetapi juga dianggap memiliki peluang kuat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menandai transformasi mengejutkan dari ikon musik menjadi calon pemimpin nasional.
Dewan Perwakilan Nepal dibubarkan pada Jumat (12/9/2025), menurut pengumuman resmi dari kantor presiden. Pemilihan umum baru dijadwalkan digelar pada 5 Maret 2026, dilansir dari Xinhua.
Kerusuhan massal yang melanda Nepal menimbulkan kerusakan besar terhadap infrastruktur negara. Nilai kerugian yang dialami oleh Nepal diperkirakan lebih dari $1,4 miliar (Rp22,9 triliun), dilansir dari TASS, Sabtu (13/9/2025).
Gejolak sosial yang terjadi di Nepal bukanlah semata peristiwa lokal, melainkan bagian dari pusaran krisis global yang memiliki gema hingga ke Indonesia.