TNI Angkatan Laut memberangkatkan sekitar 1.200 pemudik tujuan Bangka Belitung menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Semarang-594 dalam program mudik gratis lintas pulau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan penurunan jumlah pemudik Lebaran 2025 bukan karena perekonomian Indonesia yang melemah. Tercatat, masyarakat yang melakukan mudik Lebaran 2025 mengalami penurunan 4,6 persen.
Menurutnya, salah satu faktor penyebab dari menurunnya jumlah pemudik tahun ini adalah perputaran ekonomi rakyat melalui UMKM makin lesu akibat daya beli rakyat makin menurun.
Mudik lebaran merupakan momen tahunan yang melibatkan mobilitas jutaan orang, maka, kesiapan layanan kesehatan menjadi aspek krusial dalam menjamin keselamatan dan kesehatan para pemudik.
Pos pengamanan yang ada di wilayah Pemalang seperti Pos Terpadu Exit Tol Gandulan, Pos Pengamanan Alun-alun, Pos Pelayanan Randudongkal dan Rest Area KM 319B Pemalang.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat telah memberangkatkan 1.445.965 pemudik per 28 Maret 2025, dalam periode angkutan mudik Lebaran Idul Fitri 2025/1446 Hijriah.
PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menyediakan fasilitas istirahat bagi pemudik untuk singgah di tengah perjalanan panjang ke kampung halaman.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo mengatakan, terdapat kurang lebih 12 ribu pemudik yang berangkat dari Stasiun Gambir Jakarta, Senin (24/3).