Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan kebijakan ini merupakan langkah strategis mewujudkan kedaulatan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM.
Presiden Prabowo Subianto saat acara puncak Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Gorontalo, Rabu, kembali menegaskan bahwa Indonesia segera mewujudkan swasembada energi, khususnya swasembada bahan bakar minyak
Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun meminta otoritas fiskal dan moneter segera memperkuat langkah mitigasi menyusul tekanan terhadap nilai tukar rupiah dalam beberapa waktu terakhir.
Airlangga menuturkan dengan pembebasan bea masuk LPG, industri petrokimia juga dapat memperoleh pasokan alternatif untuk pengganti Nafta yang termasuk salah satu bahan baku utama plastik.
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, mengungkapkan bahwa Presiden secara tegas meminta evaluasi menyeluruh terhadap berbagai regulasi yang memperlambat proses investasi, termasuk Pertek.
Bahlil menyatakan bahwa dengan kapasitas produksi minyak Brunei yang mencapai sekitar 100.000 hingga 110.000 barel per hari, impor dari negara tersebut menjadi salah satu opsi untuk memastikan pasokan energi dalam negeri tetap aman.
Saat ini produksi minyak mentah Indonesia masih berada di kisaran 600 ribu barel per hari, sementara kebutuhan nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari.