Amerika Serikat (AS) belum memberi tahu tujuan dan rencananya terkait Iran kepada sekutu-sekutunya di kawasan Teluk Persia, RIA Novosti melaporkan pada Sabtu (31/1).
Berdasarkan hasil resmi yang diumumkan Kamis malam, Partai Uni Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang didukung junta memenangkan 58 persen suara, mengamankan 339 dari 420 kursi parlemen yang diperebutkan.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian bahwa Ankara siap menjadi mediator antara Amerika Serikat dan Iran untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut, menurut pernyataan kepresidenan Turki pada Jumat.
Gugatan diajukan ke pengadilan federal Miami dengan tuduhan bahwa kedua lembaga tersebut gagal mencegah mantan kontraktor IRS, Charles Littlejohn, membocorkan informasi pajak Trump dan keluarganya kepada media.
Turki, yang dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdoğan, telah mengusulkan konferensi video antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Secara terpisah, Dewan Eropa juga mengumumkan sanksi baru terhadap 15 individu dan enam entitas yang dituding bertanggung jawab atas pelanggaran HAM serius dalam penindasan protes.
Sementara itu, otoritas kesehatan Taiwan mengusulkan agar virus Nipah dimasukkan ke dalam daftar "Penyakit Kategori 5", yang mengharuskan pelaporan segera dan tindakan pengendalian khusus.
Virus Nipah, yang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dimasukkan sebagai salah satu virus paling berbahaya di dunia, hingga saat ini belum memiliki obat atau vaksin.
Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengatakan bahwa “armada besar” sedang menuju Iran dan menyatakan harapannya agar Tehran “datang ke meja perundingan” untuk bernegosiasi dengan Washington.