Sejumlah orang berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa menentang serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, di New York, AS, pada 7 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Zhang Fengguo)
Foto yang diabadikan pada 12 Maret 2026 ini menunjukkan asap pascaserangan udara Israel di area Bachoura, Beirut, Lebanon. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)
Seorang pria berjalan di antara puing-puing pascaserangan Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 7 Maret 2026. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)
Kementerian Kesehatan Israel mengatakan pada hari Kamis bahwa 2.745 orang telah terluka dalam serangan rudal dan drone Iran sejak akhir bulan lalu. Pernyataan ini pertama kalinya Israel mengakui masifnya dampak serangan balasan Iran.
Biro Investigasi Federal AS (FBI) mengeluarkan peringatan kepada departemen kepolisian di California mengenai rencana Iran untuk meluncurkan serangan drone ke wilayah Pantai Barat.
Laksamana Muda Alireza Tangsiri, melalui unggahan di akun resmi X pada Rabu (11/3/2026), menegaskan bahwa dua kapal yang mengabaikan peringatan telah menjadi sasaran di selat tersebut pada hari yang sama.
Sejumlah pejabat Pentagon mengatakan kepada para anggota parlemen Amerika Serikat (AS) bahwa enam hari pertama kampanye militer AS terhadap Iran menelan biaya lebih dari 11,3 miliar dolar AS, menurut laporan The New York Times, Rabu (11/3).
Foto yang diabadikan menggunakan telepon seluler pada 9 Maret 2026 ini memperlihatkan dampak serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)