Beranda Edukasi Afirmasi Wilayah Timur, SMA Berbasis Kearifan Lokal di Manokwari Direvitalisasi

Afirmasi Wilayah Timur, SMA Berbasis Kearifan Lokal di Manokwari Direvitalisasi

Melalui sinergi utuh antara pusat, daerah, dan kearifan masyarakat lokal, Kemendikdasmen terus merajut harapan agar setiap murid di ujung nusantara dapat meraih cita-citanya.

0
Istimewa

Langkah afirmatif di wilayah 3T ini merupakan bagian tak terpisahkan dari visi besar pemerintahan saat ini. Menteri Mu'ti menjabarkan bahwa upaya tersebut adalah implementasi langsung dari Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto yang bertekad memperbaiki seluruh sekolah di Indonesia dalam kurun waktu lima tahun pertama.

"Pak Presiden memberikan arahan untuk ditambah 60.000. Kalau tambah 60.000 ini dapat kita realisasi, maka 2026 kami akan melakukan revitalisasi termasuk pendirian unit sekolah baru untuk 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," jelasnya.

Menteri Mu’ti mengatakan  jika diakumulasikan dengan capaian tahun sebelumnya, maka dalam dua tahun pemerintah menargetkan perbaikan bagi hampir 100.000 sekolah.

Pemenuhan infrastruktur tersebut juga mematahkan anggapan bahwa perhatian pemerintah pada sektor pendidikan akan terbagi. Menteri Mu'ti dengan lugas memastikan program-program prioritas berjalan beriringan tanpa mengorbankan satu sama lain.

"Jadi kalau ada yang bilang komitmen pendidikan itu dikurangi dengan MBG, itu bukan kenyataan yang kita lihat di lapangan. Justru komitmen Bapak Presiden tetap kuat untuk bagaimana pendidikan ini maju, MBG jalan terus, revitalisasi jalan terus, dan digitalisasi juga jalan terus," tegasnya.

Ke depan, kementerian merencanakan penambahan fasilitas Interactive Flat Panel (IFP) secara masif guna menunjang digitalisasi di setiap satuan pendidikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here