Namun, di tengah tren kenaikan global, pemerintah Pakistan memberikan kabar berbeda.
Menteri Urusan Agama Pakistan, Sardar Muhammad Yousaf, memastikan bahwa tidak ada kenaikan tarif penerbangan bagi jemaah haji asal Pakistan tahun ini.
Para jemaah akan berangkat dengan paket yang telah disepakati sebelumnya bersama maskapai, yang mengikat maskapai untuk tidak mengenakan biaya tambahan di luar kesepakatan.
"Dengan pengaturan ini, maskapai terikat untuk tidak mengenakan biaya tambahan di luar tarif yang disepakati, memastikan bahwa jemaah tidak akan menghadapi kenaikan tarif penerbangan," ujar Menteri Yousaf.
Meskipun Arab Saudi sebagian besar tidak terkena dampak langsung dari gangguan konflik tersebut, harga yang melonjak tetap akan berdampak pada lebih dari 1,5 juta jemaah asing yang terbang ke Kerajaan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.