“Pengalamannya lengkap. Beliau pernah berada di dunia akademik, pemerintahan, sektor perbankan, pasar keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan sampai Bank Indonesia,” kata Lana.
Lana menegaskan, terpilihnya Destry sebagai Gubernur BI tidak semata-mata soal keterwakilan perempuan, melainkan pengakuan terhadap kompetensi dan kemampuan memimpin.
“Kepemimpinan perempuan bukan lagi sebatas representasi, tetapi harus berbicara tentang kompetensi, kapasitas dan kemampuan mengambil keputusan. Ibu Destry telah menunjukkan itu melalui perjalanan kariernya,” kata Lana.
Destry merupakan perempuan pertama yang secara definitif dipercaya memimpin bank sentral Indonesia. Sebelum dilantik, ia telah menjalani proses pencalonan dan persetujuan sesuai mekanisme yang berlaku.
Dan dia pun berharap kepemimpinan Destry dapat semakin memperkuat akses masyarakat terhadap edukasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi perempuan dan pelaku UMKM.
“Kami berharap kepemimpinan Ibu Destry dapat semakin memperkuat ekonomi yang inklusif. Perempuan harus semakin mudah mendapatkan akses terhadap informasi, teknologi keuangan, pembiayaan dan berbagai peluang ekonomi,”harapnya.
Gubernur BI Destry Damayanti Diharapkan Semakin Memperkuat Ekonomi Inklusif
Terpilihnya Destry sebagai Gubernur BI tidak semata-mata soal keterwakilan perempuan, melainkan pengakuan terhadap kompetensi dan kemampuan memimpin.