Beranda Internasional Iran Alami Pemadaman Internet Total Saat Protes Meluas, Puluhan Tewas

Iran Alami Pemadaman Internet Total Saat Protes Meluas, Puluhan Tewas

Pemadaman internet, yang pertama kali dilaporkan oleh pemantau kebebasan internet NetBlocks, terjadi ketika otoritas Iran mengintensifkan tindakan keras terhadap para pengunjuk rasa

0
Ilustrasi

CARAPANDANG - Iran mengalami pemadaman internet total pada Kamis malam (8/1/2026) seiring meluasnya unjuk rasa akibat kondisi ekonomi yang memburuk di seluruh negeri. Pemadaman ini meningkatkan tekanan terhadap kepemimpinan negara.

Pemadaman internet, yang pertama kali dilaporkan oleh pemantau kebebasan internet NetBlocks, terjadi ketika otoritas Iran mengintensifkan tindakan keras terhadap para pengunjuk rasa.

Kelompok HAM berbasis di Norwegia, Iran Human Rights (IHR), menyatakan bahwa pasukan keamanan Iran telah menewaskan sedikitnya 45 pengunjuk rasa, termasuk delapan anak-anak, sejak demonstrasi dimulai akhir Desember lalu.

Unjuk rasa telah mencapai semua 31 provinsi di Iran pada Kamis, tanpa tanda-tanda mereda. Di Provinsi Fars selatan, pengunjuk rasa merobohkan patung mantan komandan senior Pasukan Quds Garda Revolusi, Qassem Soleimani, yang dianggap pahlawan oleh pendukung pemerintah.

Aksi pemogokan umum juga dilaksanakan di wilayah Kurdi dan puluhan kota lainnya, dengan toko-toko menutup pintu.

Penyebab langsung protes adalah merosotnya nilai mata uang negara dan kesulitan ekonomi umum, yang membuat hidup semakin tidak terjangkau bagi warga Iran. Harga makanan rata-rata telah meningkat lebih dari 70% sejak tahun lalu.

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyerukan pengendalian diri dalam menangani demonstrasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here