Beranda Kesehatan Kemenkes Gandeng Biofarmasi Global Takeda Membangun Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma (PODP) di Indonesia

Kemenkes Gandeng Biofarmasi Global Takeda Membangun Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma (PODP) di Indonesia

Kementerian Kesehatan menggandeng perusahaan biofarmasi global Takeda membangun ekosistem produk obat derivat plasma (PODP) di Indonesia

0
istimewa

"Kami berharap pengalaman global Takeda dapat mendukung tujuan jangka panjang Indonesia dalam meningkatkan layanan kesehatan, menciptakan lapangan kerja berketerampilan tinggi, dan memperkuat ketersediaan layanan dan pengobatan yang menyelamatkan serta menopang kehidupan pasien," ujar Ramy Riad.

Selain membangun jaringan bank plasma, Takeda juga akan mengkaji potensi pembangunan fasilitas manufaktur produk obat derivat plasma berteknologi tinggi di Indonesia untuk mendukung kebutuhan dalam negeri maupun pasar global. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri kesehatan dan manufaktur obat.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P Roeslani mengatakan investasi tersebut tidak hanya menghadirkan modal baru, tetapi juga membuka peluang transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia, dan penciptaan lapangan kerja.

"Investasi ini merupakan investasi yang strategis. Selain menghadirkan investasi baru, kemitraan ini juga membuka peluang transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia nasional, dan penciptaan lapangan pekerjaan. Kemitraan ini tidak hanya memperkuat ekosistem kesehatan Indonesia, tetapi juga mendukung visi kami untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat regional untuk inovasi kesehatan dan manufaktur obat berteknologi maju," kata Rosan.

Bank plasma pertama ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 sebagai bagian dari jaringan bank plasma BioLife milik Takeda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here