Beranda Internasional Para Miliarder Dunia Kehilangan Rp3,48 kuadriliun Imbas Tarif AS

Para Miliarder Dunia Kehilangan Rp3,48 kuadriliun Imbas Tarif AS

Penurunan harta kekayaan gabungan 500 miliarder teratas dunia merupakan penurunan satu hari terbesar keempat sejak BBI diluncurkan 13 tahun lalu sekaligus terbesar sejak pandemi COVID-19.

0
Ilustrasi | Istimewa

CARAPANDANG.COM - Orang-orang terkaya di dunia secara kolektif kehilangan 208 miliar dolar AS (sekitar Rp3,48 kuadriliun) dalam sehari menyusul pengumuman tarif baru impor Amerika Serikat, menurut data Bloomberg Billionaire Index (BBI), Jumat.

Penurunan harta kekayaan gabungan 500 miliarder teratas dunia merupakan penurunan satu hari terbesar keempat sejak BBI diluncurkan 13 tahun lalu sekaligus terbesar sejak pandemi COVID-19.

Secara khusus, pendiri meta (yang dilarang di Rusia karena dianggap sebagai organisasi ekstremis) Mark Zuckerberg kehilangan kekayaan sekitar 9 persen atau 17,9 miliar dolar AS (sekitar Rp299 triliun), akibat saham meta yang anjlok sebesar hampir 9 persen pada Kamis. Itu menjadikan Zuckerberg sebagai orang yang mengalami kerugian dolar terbesar, menurut data BBI.

Di saat bersamaan, pemilik Amazon, Jeff Bezos, kehilangan kekayaan sebesar 15,9 miliar dolar AS (sekitar Rp265 triliun) lantaran saham perusahaan miliknya itu mengalami penurunan sebesar 9 persen, terbesar sejak April 2022.

Sementara itu, pengusaha miliarder Elon Musk, yang juga pemilik Tesla dan SpaceX, kehilangan 11 miliar dolar AS (sekitar Rp184 triliun) pada Kamis, di tengah merosotnya saham Tesla hingga hampir 5,5 persen.

Pada Rabu Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberlakukan tarif dasar 10 persen pada semua barang impor ke AS mulai 5 April.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here