Beranda Kesehatan Perlu Tahu: Kurang Tidur Bisa Berisiko Sebabkan Stroke Ringan

Perlu Tahu: Kurang Tidur Bisa Berisiko Sebabkan Stroke Ringan

Kebiasaan begadang demi menyelesaikan pekerjaan, maraton serial favorit, atau sekadar scrolling media sosial hingga larut malam ternyata bisa berdampak lebih serius dari yang banyak orang kira. Dokter ahli neurologi mengingatkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, termasuk stroke ringan

0
Kurang Tidur Bisa Berisiko Sebabkan Stroke Ringan

Menurut Gowda, kurang tidur yang terjadi secara terus-menerus dapat memicu berbagai perubahan dalam tubuh. Saat kualitas tidur terganggu, tubuh akan mengalami peningkatan hormon stres, fluktuasi tekanan darah, meningkatnya peradangan, serta gangguan pada sistem metabolisme.

Kondisi-kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya TIA dan pada akhirnya stroke.

Selain itu, kurang tidur kronis juga berkaitan erat dengan sejumlah masalah kesehatan lain, seperti hipertensi, obesitas, diabetes, dan penyakit kardiovaskular. Semua kondisi tersebut diketahui menjadi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko stroke.

Tidak hanya itu, kebiasaan begadang sering memicu efek domino terhadap gaya hidup sehari-hari. Orang yang kurang tidur cenderung mengonsumsi lebih banyak kafein untuk menjaga energi, lebih jarang beraktivitas fisik, mengonsumsi makanan olahan pada malam hari, serta memiliki tingkat stres yang lebih tinggi.

 Kombinasi berbagai kebiasaan tersebut dapat memperburuk kesehatan jantung dan pembuluh darah dalam jangka panjang.

"Yang sangat mengkhawatirkan adalah banyak profesional muda menormalisasi kebiasaan tidak sehat seperti menonton film larut malam, larut malam, penggunaan telepon yang lama, yang disebut sebagai 'penundaan tidur balas dendam' dan hanya tidur beberapa jam secara teratur," kata Gowda.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here