Beranda Hukum dan Kriminal Siswa MAN 3 Padang Ledakkan Bom Rakitan, Mengaku Belajar dari YouTube

Siswa MAN 3 Padang Ledakkan Bom Rakitan, Mengaku Belajar dari YouTube

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengungkapkan bahwa pelaku membawa empat bom rakitan ke sekolah.

0
Barang-barang yang diamankan oleh kepolisian dalam kasus ledakan yang terjadi di MAN 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tengah, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026). (ANTARA/Kumparan/HO-Densus 88 Antiteror Polri)

CARAPANDANG - Seorang siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Padang berinisial RF (17) diamankan polisi setelah meledakkan bom rakitan di lingkungan sekolah pada Selasa (14/7). Pelaku mengaku mempelajari cara merakit bahan peledak melalui internet dan YouTube.

Mengutip laporan Kompas, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengungkapkan bahwa pelaku membawa empat bom rakitan ke sekolah.

Satu bom rakitan jenis molotov diledakkan di depan ruang kelas XII IPS sekitar pukul 10.15 WIB, sementara tiga lainnya berhasil diamankan Tim Gegana Polda Sumbar dari dalam tas pelaku.

Ledakan berskala rendah (low explosive) ini hanya menimbulkan bekas gosong pada meja dan dinding kelas, serta tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan pelaku merakit sendiri bom tersebut di rumah tanpa sepengetahuan orang tua.

"Ia belajar merakit bom lewat internet dan YouTube," ujar Apri dikutip Kompas 

Bahan-bahan kimia untuk merakit bom didapatkan pelaku melalui aplikasi belanja online.

Pelaku juga mengaku terinspirasi oleh peristiwa ledakan bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana menambahkan bahwa pelaku mengaku telah bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi, termasuk kotak hitam, tas, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, dan baut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here