Beranda Internasional Trump Usulkan Negosiasi Baru dengan Iran usai Pertemuan Tiga Jam bersama Netanyahu

Trump Usulkan Negosiasi Baru dengan Iran usai Pertemuan Tiga Jam bersama Netanyahu

Pernyataan itu disampaikan usai pertemuan selama tiga jam dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Kamis waktu setempat.

0
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump bersama Netanyahu (The Guardians)

AS saat ini memusatkan kekuatan militer di Timur Tengah dan mengancam akan melancarkan serangan besar terhadap program nuklir, kepemimpinan, serta militer Iran.

Trump pekan ini menyatakan sedang mempertimbangkan pengiriman kapal induk tambahan ke kawasan untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln.

Dalam unggahannya, Trump mengisyaratkan tengah menahan dorongan Netanyahu, namun juga memperingatkan serangan dapat terjadi jika Iran menolak kesepakatan baru.

Trump merujuk pada serangan "Midnight Hammer" Juni lalu yang menargetkan fasilitas pengayaan uranium Iran di Natanz dan Fordow.

"Terakhir kali Iran memutuskan lebih baik tidak membuat kesepakatan, mereka dihajar, itu tidak berakhir baik bagi mereka," kata Trump.

"Semoga kali ini mereka lebih masuk akal dan bertanggung jawab," tambahnya.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebelumnya membantah negaranya mengembangkan senjata nuklir. Ia mengaku siap bernegosiasi dan "siap dengan bentuk verifikasi apa pun" atas program nuklir Iran yang dinyatakan untuk tujuan damai.

Namun Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) telah berbulan-bulan tidak dapat memverifikasi stok nuklir Iran.

Pezeshkian menyebut "dinding ketidakpercayaan yang tinggi" akibat sikap AS dan Eropa selama ini menghambat tercapainya kesepakatan.

"Iran tetap terlibat dalam dialog secara sungguh-sungguh untuk perdamaian dan stabilitas kawasan bersama negara-negara tetangga," ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here