Beranda Internasional Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

0
Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

"Empat Penemuan Besar China, yaitu pembuatan kertas, bubuk mesiu, pencetakan huruf lepas (movable-type printing), dan kompas, telah membawa perubahan bagi dunia, termasuk masa Renaisans di Eropa. Filsafat, sastra, pengobatan, sutra, porselen, dan teh China menyebar ke Barat dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat," tuturnya.

Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa pertukaran antarperadaban bukanlah proses satu arah, melainkan sumber kemajuan yang didorong oleh pembelajaran timbal balik.

"Ini merupakan keyakinan yang saya rasakan secara mendalam bahwa sikap kesetaraan dan kerendahan hati diperlukan jika seseorang ingin benar-benar memahami berbagai peradaban," tuturnya.

"Bersikap merendahkan terhadap suatu peradaban tidak akan membantu siapa pun menghargai esensinya, tetapi justru dapat menimbulkan permusuhan. Baik sejarah maupun kenyataan menunjukkan bahwa kesombongan dan prasangka merupakan dua hambatan terbesar bagi pertukaran dan pembelajaran timbal balik antarperadaban," tambahnya.

Pendekatan ini juga tercermin dalam perjalanan diplomatik Xi di seluruh dunia, di mana pertemuan dengan berbagai budaya telah menjadi bagian penting dari kunjungan-kunjungannya.

Di Trinidad dan Tobago, dia memainkan alat musik steelpan bersama musisi setempat. Di Fiji, dia mendengarkan lagu-lagu masyarakat adat sembari mengenakan kemeja tradisional Bula. Di Uzbekistan, dirinya mengunjungi kota kuno Bukhara, yang dikenal sebagai "fosil hidup Jalur Sutra".

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here