Beranda Internasional Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

0
Xiplomacy: Perjalanan Dialog Antarperadaban

Di Bukhara, rasa hormat Xi terhadap tradisi setempat meninggalkan kesan mendalam pada Anvar Kurbanov, seorang pengrajin ulung dari kota kuno tersebut.

Orang-orang berjalan melintasi Kompleks Po-i-Kalyan di Bukhara, Uzbekistan, pada 3 Agustus 2026. (Xinhua/Zafar Khalilov)

"Saya masih ingat Presiden Xi mengamati kerajinan tangan yang dipamerkan dengan saksama. Saya dapat merasakan keinginan tulusnya untuk memahami dan menghormati budaya kami," kata Kurbanov, mengenang kunjungan Xi ke kota itu pada 2016. "Sejak kunjungan tersebut, semakin banyak wisatawan China yang datang ke Bukhara."

Dalam beberapa tahun terakhir, China telah meningkatkan upaya untuk mempromosikan pemahaman yang lebih dekat dan apresiasi timbal balik di antara berbagai peradaban. China telah mengadakan program pertukaran budaya dan pariwisata, melakukan penelitian arkeologi bersama, serta mempromosikan penerjemahan karya klasik dengan berbagai negara termasuk Rusia dan Mesir.

China juga telah menjadi tuan rumah Konferensi Dialog Peradaban Asia dan Dialog Pertukaran serta Pembelajaran Timbal Balik Antarperadaban, serta mengusulkan Inisiatif Peradaban Global untuk memberikan wawasan China guna memperkuat pertukaran dan pembelajaran timbal balik antarperadaban.

  • Tags

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here