Surat edaran tersebut menegaskan komitmen negara dalam menjamin hak peserta didik untuk memperoleh layanan pendidikan yang aman, bermakna, dan berkelanjutan meskipun berada dalam kondisi terdampak bencana. Kemendikdasmen menekankan bahwa keselamatan seluruh warga satuan pendidikan merupakan prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menginstruksikan seluruh sekolah pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah untuk melaksanakan Pagi Ceria dan Upacara Bendera secara serentak pada hari pertama efektif masuk sekolah.
Pengembangan TKA untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat merupakan kelanjutan dari kebijakan pemetaan akademik yang telah diterapkan pada jenjang pendidikan menengah.
Hingga saat ini, Kemendikdasmen telah menyalurkan bantuan berupa tenda darurat, 1.005 school kit, serta bantuan dana pendidikan dengan total nilai Rp450 juta.
Abdul Mu’ti mengatakan bahwa gerakan itu merupakan tindak lanjut sekaligus arahan Presiden Prabowo dalam rangka menciptakan budaya sekolah yang aman dan nyaman.
Abdul Mu’ti mengatakan bahwa pihak akan terus berupaya melakukan mitigasi dan pemetaan, untuk memastikan kegiatan belajar-mengajar bagi para murid di daerah yang terdampak banjir dapat tetap dapat berjalan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai kado Hari Guru Nasional (HGN) 2025 guna meningkatkan perlindungan terhadap guru.
Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan, Toni Toharudin memastikan, seluruh soal telah disiapkan dengan sistem pengamanan berlapis dan variasi yang sangat banyak.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Jaring Aspirasi Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas): Transformasi Digital Pendidikan.
Survei yang dilakukan pada 7–17 Oktober 2025 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi di seluruh Indonesia menyebutkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap Kemendikdasmen mencapai 89,8 persen.