Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut serangan tersebut sebagai tindakan "barbar" dan menyatakan kesiapan Moskow untuk memperluas kerja sama anti-teror dengan Pakistan.
Penyaluran ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memastikan layanan pendidikan tetap berjalan bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana.